Apakah sungkan emosi khas orang Jawa?

Dalam kosakata bahasa Jawa terdapat kata ‘sungkan’. Hampir tidak ada satu pun padanan kata ‘sungkan’ dalam bahasa lainnya. Tidak juga dalam bahasa Indonesia. Kata dalam bahasa Indonesia yang mendekati sungkan adalah malu, enggan, segan, dan hormat. Tapi tidak ada yang maknanya benar-benar persis sama. Oleh karena itu kemudian kata ‘sungkan’ diserap menjadi kata dalam bahasa Indonesia.

Terkait tidak adanya padanan yang sesuai dalam bahasa lain, maka sering disebut bahwa ‘sungkan’ adalah emosi yang khas dimiliki oleh orang Jawa. Orang bukan Jawa dianggap tidak memiliki emosi itu. Sekurang-kurangnya tidak membedakan adanya emosi sungkan.

Apakah arti sungkan? Emosi ‘sungkan’ adalah nama untuk suatu keadaan dimana seseorang merasa enggan, segan juga malu, sekaligus ada rasa hormat. Sungkan mencegah seseorang melakukan sesuatu yang tidak layak dilakukan. Misalnya Anda memiliki piutang pada teman Anda, Dono. Namun Anda enggan menagihnya karena Dono teman Anda. Anda malu menagihnya karena sebagai teman Anda merasa tidak layak menagih. Anda segan kepadanya karena teman Anda. Pun artinya Anda menghormati Dono. Nah, perasaan-perasaan yang bercampur aduk itulah yang disebut sebagai sungkan. Artinya, sungkan mencegah Anda untuk menagih hutang karena tidak layak dilakukan.