Usia Mummi

Di Mesir telah ditemukan mummi yang diperkirakan telah sangat tua dan bahkan bisa jadi merupakan mummi tertua di dunia. Untuk memastikannya, Pemerintah Mesir mengundang negara-negara sahabat untuk ikut memeriksa usia mumi. Maka di undanglah delegasi dari dari Jerman, dari Perancis, dan dari Indonesia. Delegasi Jerman dan Perancis membawa rombongan ilmuwan di bidang arkeologi dan nuklir, serta alat-alat canggih untuk mengetahui umur mumi. Hebatnya, Indonesia hanya mengirimkan satu orang saja, yakni seorang komandan Dandim.

Giliran pertama delegasi Jerman. Mereka segera masuk ruangan dan memulai pemeriksaan. Setelah 12 jam memeriksa mummi, keluarlah hasil analisa mereka. “Umur mummi kira-kira antara 7000 sampai 8000 tahun.”

Giliran kedua delegasi dari Perancis. Setelah 8 jam masuk ruangan dan meneliti sang mummi, mereka menyimpulkan bahwa usia mummi antara 7200 sampai 7600 tahun. Mereka bangga karena telah mengalahkan pihak Jerman dalam ketepatan menghitung umur.

Meskipun ragu dengan delegasi Indonesia karena hanya satu orang komandan Dandim tanpa peralatan apa-apa, demi persahabatan dua negara maka Pemerintah Mesir tetap mempersilahkan mummi diperiksa. Setelah menyingsingkan lengan bajunya, masuklah sang komandan. Hanya dalam waktu 30 menit, dia telah keluar membawa secarik kertas yang isinya berupa hasil pemeriksaannya, “Umur mummi 7455 tahun 3 bulan, 21 hari,” tegasnya.

Sontak semua orang terkagum-kagum karena sang komandan Dandim bisa mengetahui umur mummi dengan ketepatan sampai hari-h. “Bagaimana caranya?” tanya delegasi Jerman dan Perancis ingin tahu.

Sang komandan Dandim menjawab, “Saya pukuli. Ngaku dia!”